![]() |
| Foto : Kepala SDN 1 Pijot Utara, Bq. Johariah, S.Pd.I |
LOMBOK TIMUR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN 1 Pijot Utara hadir dengan konsep yang lebih ramah, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Sekolah tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar kepada siswa baru, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak sejak hari pertama menginjakkan kaki di bangku sekolah dasar.
"Kami ingin MPLS menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi anak-anak. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu membangun semangat belajar sejak hari pertama," ujar Kepala SDN 1 Pijot Utara, Bq. Johariah, S.Pd.I.
Menurut Bq. Johariah, salah satu fokus penting dalam MPLS tahun ini adalah mendampingi masa transisi peserta didik dari TK ke SD. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan adaptasi secara bertahap melalui kegiatan yang menyenangkan, sehingga anak mampu mengenal lingkungan sekolah tanpa merasa tertekan.
"Peralihan dari TK ke SD merupakan fase yang sangat penting. Karena itu kami memberikan pendampingan agar anak-anak dapat beradaptasi secara perlahan, mengenal guru, teman, serta budaya sekolah dengan penuh rasa percaya diri," katanya.
Selain itu, SDN 1 Pijot Utara juga mulai melakukan pembenahan secara internal dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekolah. Pembenahan tersebut melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin profesional kepada masyarakat.
"Kami percaya perubahan sekolah tidak cukup hanya pada peserta didik. Guru dan tenaga kependidikan juga harus terus berkembang agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas," ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, sekolah mengusung tagline 'Kerja Sama dan Jujur' sebagai budaya kerja yang akan diterapkan dalam setiap aktivitas di lingkungan sekolah.
"Tagline Kerja Sama dan Jujur bukan sekadar slogan, tetapi menjadi komitmen seluruh warga sekolah. Dengan saling bekerja sama dan menjunjung tinggi kejujuran, kami yakin SDN 1 Pijot Utara akan semakin maju dan dipercaya masyarakat," tegas Bq. Johariah.
Dalam pelaksanaan MPLS, sekolah memfokuskan kegiatan pada tujuh program utama, yakni membiasakan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, melaksanakan Pagi Ceria, menanamkan etika bermedia sosial, membudayakan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), memperkuat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), menumbuhkan Gerakan Rukun Sama Teman, serta mengenalkan lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, tata tertib, dan berbagai program unggulan sekolah.
"Ketujuh fokus ini kami susun agar peserta didik tidak hanya mengenal sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi anak yang disiplin, mandiri, peduli terhadap lingkungan, menghargai sesama, dan memiliki karakter yang kuat," jelasnya.
Melalui konsep MPLS yang lebih humanis tersebut, SDN 1 Pijot Utara berharap peserta didik baru mampu melewati masa transisi dari TK ke SD dengan baik, sekaligus menjadi awal terbentuknya budaya belajar yang positif bagi seluruh warga sekolah.
"Harapan kami, anak-anak datang ke sekolah dengan rasa bahagia, orang tua merasa tenang menitipkan putra-putrinya, dan seluruh warga sekolah bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas melalui semangat Kerja Sama dan Jujur," pungkas Bq. Johariah.
