Anggota DPRD Lotim Mahrus Pastikan Kawal Perluasan PIP TK, Dapil V Jadi Fokus Utama

 

Foto : Anggota DPRD Lombok Timur Fraksi PKB Dapil V, Mahrus, S.H


LOMBOK TIMUR — Perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) hingga jenjang Taman Kanak-kanak (TK) mendapat perhatian serius dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Lombok Timur. Program bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut kini turut dikawal untuk memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat, khususnya di Dapil I dan Dapil V.


Anggota DPRD Lombok Timur Fraksi PKB Dapil V, Mahrus, S.H., mengatakan pihaknya tengah mengawal program PIP bagi siswa TK yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.


“Ini program yang sangat baik dan tentu kami kawal. Khususnya untuk Dapil I dan Dapil V, kami ingin memastikan informasi dan peluang mendapatkan PIP ini sampai kepada masyarakat,” ujar Mahrus, Senin ( 14/09/2026 ). 


Menurutnya, perluasan PIP ke jenjang TK menjadi kabar baik bagi masyarakat. Sebab, perhatian pemerintah terhadap pendidikan kini mulai diberikan sejak usia dini.


“Selama ini masyarakat lebih mengenal PIP untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Sekarang diperluas sampai TK, tentu ini sangat positif dan patut kita dukung,” katanya.


Mahrus menyebutkan, besaran bantuan untuk siswa TK yang memenuhi kriteria mencapai Rp450 ribu per siswa. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan anak-anak usia dini.


“Nilainya sekitar Rp450 ribu per siswa. Bagi masyarakat, terutama yang membutuhkan, tentu bantuan ini cukup berarti untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak,” ungkapnya.


Ia menegaskan, informasi terkait program tersebut juga telah disampaikan kepada masyarakat dalam kegiatan reses. Respons masyarakat terhadap rencana perluasan PIP ke tingkat TK disebut cukup positif.


“Dalam reses kami sudah menyampaikan terkait program ini dan masyarakat menyambut baik. Artinya, memang program seperti ini sangat dibutuhkan dan mendapat respons positif dari masyarakat,” jelas Mahrus.


Karena itu, pihaknya mendorong seluruh pengelola TK untuk aktif melakukan pendataan serta memastikan data peserta didik sesuai dengan kondisi sebenarnya.


“Kami berharap sekolah proaktif memastikan data siswa valid. Jangan sampai ada anak yang sebenarnya memenuhi kriteria tetapi tidak terakomodasi hanya karena persoalan data,” tegasnya.


Mahrus menambahkan, PKB akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar program pemerintah pusat tersebut dapat diimplementasikan secara tepat sasaran di Lombok Timur.


“Kami akan terus kawal. Ini program pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Harapan kami, khususnya anak-anak di Dapil I dan Dapil V yang memenuhi kriteria bisa mendapatkan haknya,” pungkasnya.




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama