Progres Pembangunan Green House CV. Ridho Graha Capai 16 Persen, Optimis Rampung Tepat Waktu

 

Foto : Istimewa


LOMBOK TIMUR — Pembangunan Gedung Green House yang dikerjakan CV. RIDHO GRAHA terus berjalan. Memasuki minggu ketiga sejak pekerjaan dimulai, progres pembangunan telah mencapai sekitar 16 persen.


Pelaksana pekerjaan CV. RIDHO GRAHA, Mustafa Ridwan, mengatakan pengerjaan proyek sejauh ini berjalan sesuai rencana. Tidak terdapat kendala berarti yang menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


“Progresnya sudah 16 persen. Sejauh ini belum ada kendala berarti,” ujar Mustafa Ridwan, Senin (24/8/2026).


Ia menyampaikan pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum masa kontrak berakhir. Pengerjaan akan terus dimaksimalkan dengan tetap memperhatikan tahapan pekerjaan dan kualitas pembangunan.


“Kami optimistis sebelum masa kontrak sudah rampung,” katanya.


Pagu Rp1,4 Miliar Bersumber dari APBD


Berdasarkan informasi pengadaan yang tercantum dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan tersebut bernama Bangunan Gedung Kantor (Green House) dengan kode RUP 65061443.


Paket tersebut berada pada Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur dan menggunakan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026. Nilai pagu anggaran yang tercantum mencapai Rp1.400.000.000, sementara nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp1.399.466.000.


Dalam informasi SPSE, pekerjaan tersebut merupakan jenis pengadaan pekerjaan konstruksi dengan metode tender pascakualifikasi satu file dan sistem gugur. Lokasi pekerjaan tercantum berada di Selong, Kabupaten Lombok Timur.


Tender paket tersebut tercatat dibuat pada 22 Juni 2026 dan telah memasuki tahap tender selesai. Dalam proses pengadaannya, tercatat sebanyak 23 peserta mengikuti tender.


Optimistis Rampung Sebelum Kontrak Berakhir


Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 16 persen, CV. RIDHO GRAHA menyatakan akan terus mengejar target penyelesaian sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak.


Mustafa memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketentuan teknis yang berlaku.


“Kami akan terus kebut pekerjaannya. Yang terpenting bisa selesai tepat waktu dan sesuai kualitas yang ditentukan,” ujarnya.


Pembangunan Gedung Green House tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan sektor pertanian di Kabupaten Lombok Timur setelah seluruh pekerjaan rampung dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.


Hingga saat ini, pihak pelaksana menyebut tidak terdapat kendala berarti di lapangan dan optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sebelum batas waktu kontrak berakhir.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama